oleh

Dosen Sastra Inggris Universitas Pamulang Adakan Pelatihan Pengayaan Literasi Digital

Pandemi Covid-19 berdampak pada banyak sektor kehidupan di Indonesia, terutama sektor pendidikan. Dengan belum berakhirnya pandemi, kegiatan pembelajaran tidak dapat dilakukan secara tatap muka. Ini dilakukan untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Kondisi ini membuat pembelajaran jarak jauh menjadi alternatif belajar yang paling aman dari penularan virus. Salah satu yang paling banyak dilakukan adalah belajar secara online atau daring (dalam jaringan).

Sejalan dengan kondisi tersebut, beberapa dosen Sastra Inggris Universitas Pamulang yang terdiri dari Rahmita Egilistiani, S.Pd., M.Hum., Christy Tisnawijaya, M.Hum., Geni Kurniati, M.Hum., dan Yuli Wayhuni, M.Hum telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PkM) secara online dengan tema “Pengayaan Literasi Digital di Era Pandemi: Fabel sebagai Materi Pembentukan Karakter Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyyatul Khair Seri II”.

Sasaran peserta yang dituju adalah beberapa guru Madrasah Ibtidaiyah Jam’iyyatul Khair di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

PkM online yang digelar pada 28 April 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan sekolah kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, terutama dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh.

Ketua Tim PkM Sastra Inggris, Rahmita Egilistiani, S.Pd., M.Hum. mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian terhadap masyarakat di tengah situasi krisis pandemi Covid-19. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada para guru dalam menyajikan konten-konten pembelajaran jarak jauh yang mudah diterima dan diserap peserta didik.

“Materi pelatihannya antara lain pembuatan video pembelajaran melalui aplikasi edpuzzle. Aplikasi ini digunakan oleh guru sebagai penyunting atau pembuat video pembelajaran. Video yang telah dibuat akan berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa. Video pembelajaran yang diunggah ke aplikasi Edpuzzle dapat berasal dari video pembelajaran sendiri, Youtube, Khan Academy, NatGeo dan lainnya. Video pembelajaran yang dipilih dapat disisipkan berbagai pertanyaan baik pilihan ganda ataupun jawaban singkat. Semuanya untuk menunjang pembuatan materi pembelajaran yang menarik,” jelas Rahmita.

Sebelum simulasi menggunakan aplikasi Edpuzzle, semua peserta yang hadir diberikan kuesioner awal untuk mengetahui seberapa jauh para peserta mengetahui aplikasi Edpuzzle sebagai salah satu media pembelajaran jarak jauh.

Para guru diberikan kesempatan untuk mengetahui cara kerja Edpuzzle dari sudut pandang siswa sebagai si pemjawab kuis dalam video. Setelah demo itu berlangsung maka para guru diberikan pengarahan tentang tata cara penggunaan Edpuzzle sebagai salah satu media pembelajaran tambahan yang bisa digunakan untuk pembelajaran jarak jauh dari sudut  pandang guru sebagai si pemberi pertanyaan. 

Materi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat pendidikan guru Madrasah Ibtidaiyyah. Karena itu, dipilihlah cerita fabel sebagai  materi utama dengan harapan guru bisa menerapkan salah satu contoh pembelajaran tentang fabel dengan menggunakan Edpuzzle tersebut.

Tidak hanya menyajikan cerita menarik tentang para binatang, fabel ini merupakan salah satu cerita yang dapat membentuk karakter siswa. Oleh karena itu, penggunaan fabel sangat cocok dijadikan sebagai salah satu materi dalam pelatihan pengayaan literasi digital berbasis aplikasi Edpuzzle.

“Kami berharap para guru dapat mengaplikasikan kemampuan yang didapat setelah pelatihan ini pada kegiatan belajar mengajar nanti,” ujar Rahmita.

“Semoga Edpuzzle sebagai salah satu aplikasi ini menjadi media pembelajaran yang bisa diterima di kalangan para pendidik juga siswa untuk meningkatkan kualitas literasi digital,” jelas peserta.

PkM daring ini dilaksanakan sebagai bagian dari program Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pamulang. Tim dosen yang melaksanakan PkM ini juga dibantu tim mahasiswa yang terdiri dari: Ahmad Ridho Maulana, Ismi Salsabila, Novenda Olivia, Siti Annisa Febrianti, Titin Kartini, Zonia Aprilia.

News Feed